Mengkhawatirkan, Penjualan Motor Bebek Semakin Tergerus Oleh Motor Matic

Penjualan kendaraan bermotor di tanah air mengalami berbedaan diantara jenis-jenisnya. Perbedaan itu cukup signifikan dan telah menjadi tren dan fenomena baru-baru ini. Sekitar 10 tahun lalu produksi dan penjualan kendaraan bermotor sangat didominasi oleh motor bebek ketimbang motor jenis sport, lain halnya di tahun 2019.

Belakangan ini, produksi dan penjualan motor bebek mengalami penurunan yang sangat tajam. Penurunan itu sebab kendaraan jenis itu mulai tergerus oleh produksi motor metic yang terus meningkat. Masyarakat sekarang lebih melirik motor yang simple dan mudah digunakan untuk berbagai keperluan, berikut ini informasinya untuk Anda.

Meningkat, Penjualan Motor Matic yang Semakin Menggila

Bukan menjadi rahasia jika saat ini motor matic mendominasi jalanan raya. Penjualan serta produksi motor matic terus meningkat. Motor matik menjadi solusi yang tepat di waktu kondisi jalan terus padat. Tiap pabrikan bersaing menghadirkan produk skutik mereka untuk memenuhi minat pasar. Bahkan, segmen skutik meminpin penjualan rata-rata pabrikan. Hal ini berimbas ke proses produksi, skutik menjadi lebih diutamakan dari tipe lain.

Alhasilnya, motor bebek dan sport mengalami stagnasi penjualan serta mulai tertinggal jauh dari penjualan motor matic. Pemimpin penjualan masih sangat didominasi oleh motor matic serta hal itu memang telah dirasakan beberapa pabrikan. Sehingga tidak heran mereka lebih mementingkan produksi motor metik ketingbang motor bebek.

Direktur Marketing Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, membenarkan fenomena itu. sebab saat ini skutik telah mendominasi pasar, AHM mengatakan 90% produksi motornya fokus pada motor matik. Dari pengakuan itu, tentu kita pun bisa tahu jika pabrikan lain pun melakukan hal yamg sama, mereka akan terus memperbaiki penjula pada motor matic.

Nah, jadi wajar jika sekarang motor metic merajai jalanan raya. Ada banyak alasan mengapa ornag-orang lebih memilih metic ketimbang motor lainnya, salah satunya ialah sebab efesiensi dari penggunaan motor matic itu serta tidak repot seperti menggunakan motor sport atau sekedar motor bebek. Terlebih jika di jalan raya yang biasa macet, masyarakat akan lebih memilih menggunakan motor matic.

 

Produksi dan Penjualan Motor Bebek Mengkhawatirkan

Pernah memimpin pasar motor nasional, kini penjualan motor bebek lumayan mengkhawatirkan. Motor bebek mulai ditinggalkan oleh banyak orang yang mulai berpindah ke motor matic. Hal itu tentu akan berimbas pada penjualan motor bebek di Indonesia yang terus menurun, jumlahnya juga berbeda jauh jika kita bandingkan 20 sampai 15 tahun yang lalu.

Bahkan pada tahun 2019 ini jumlah penjualan motor bebek terbilang sedikit sekali. Kalau melihat tren selama 10 tahun terakhir ini, penjualan motor bebek memang terus konsisten turun. Tahun 2009, motor bebek berkontribusi pada total penjualan sepeda motor nasional masih 51,7 %, namun tahun 2018 kemarin tinggal 7,9 %. Pada awal 2019 terus mengecil.

Lantas bagaimana nasib motor bebek selanjutnya, apakah ada kemungkinan akan stop produksi atau pengurangan produksi saja? Menurut Thomas Wijaya, penjualan motor bebek Honda pada tahun 2018 kemarin, sangat kalah jauh ketimbang jenis skutik. Tahun ini motor bebek turun menjadi 5-6% serta motor sport 5%, adapun skutik memberi kontribusi hingga 90%.

Bagaimana dengan Anda? Apakah masih setia menggunakan motor bebek atau Anda sendiri sudah berpaling menggunakan motor matic. Apakah Anda sendiri setuju jika motor bebek diberhentikan produksinya? Barangkali itu yang nanti terjadi. Nah, Itulah sedikit informasi tentang penjualan motor matic yang terus meningkat dan jauh meninggalkan penjualan motor bebek. Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *