Slot MPL Dikenakan Biaya 15 Milyar? Ini Klarifikasi Moonton

Komunitas pecinta game online Mobile Legends di Indonesia dibuat geram, pasalnya ada peraturan baru yang kurang masuk akal untuk syarat mengikuti pertandingan. Setiap tim yang akan mengikuti MPL season 4 dikenakan biaya sebesar IDR 15 milyar, hal itulah yang menyebabkan esports Indonesia memanas. CEO Louvre yaitu Erick Herlangga pun sontak dibuat geram akan berita tersebut.

Erick Herlangga akhirnya berinisiatif untuk membuat petisi online agar peraturan tersebut dapat dicabut, petisi tersebut ditujukan kepada pemerintahan Indonesia. Hingga kini, petisi yang ditujukan kepada presiden Joko Widodo, Imam Nahrawi selaku Menpora, dan Triawa Munaf selaku kepala Bekraf tersebut sudah ditanda tangani oleh lebih dari 35.000 orang. Hal tersebut menunjukan bahwa keputusan Moonton memang sangat memberatkan.

Namun, sementara ini pihak Moonton menyebutkan bahwa mereka kecewa terhadap pencemaran nama baik yang dilakukan oleh pecinta Mobile Legends itu sendiri. Pasalnya, ada kesalahpahaman yang terjadi mengenai dana IDR 15 milyar tersebut. Pihak Mobile Legends sendiri baru akan melakukan konferensi pers dan mengklarifikasinya secara resmi pada 23 juli 2019 mendatang.

Begini Kronologi Drama IDR 15 Milyar

Pihak Mobile Legends memberikan klarifikasi tentang kronologi MPL 15 Milyar melalui akun facebooknya, klarifikasi tersebut ditujukan khusus kepada Erick Herlangga. Dalam postingan tersebut mereka menjelaskan secara detail mengenai kronologi yang terjadi, yang intinya mereka ingin meluruskan kesalahpahaman yang terjadi dan berdamai untuk dapat mengembangkan industri gaming di Indonesia tanpa perpecahan yang terjadi lagi.

Mereka menentang akan pengenaan biaya sebesar IDR 15 Milyar untuk tim, dan menjelaskan bahwa dana 15 milyar itu nantikan akan menjadi sebuah investasi untuk membangun perkembangan ekosistem Esport Asia Tenggara khususnya untuk Mobile Legends Indonesia itu sendiri. Sayangnya tindakan yang dilakukan oleh Erick Hermawan dengan membuat petisi online yang ditujukan kepada pemerintah membuat Moonton kecewa.

Pihak Moonton tidak akan tanggung-tanggung dalam menanggapi situasi ini, mereka berencana akan membawa kasus ini ke jalur hukum jika keadaan tak kunjung membaik. Disini pihak Moonton merasa telah dicemarkan nama baiknya dan seolah-olah melakukan pemerasan terhadap tim pro Mobile Legends, yang akan mengikuti pertandingan season 4 dengan menetapkan biaya IDR 15 Milyar tersebut.

Moonton Ingin Memajukan Esport di Indonesia

Meskipun telah memberi klarifikasi dan menjelaskan kronologi permasalahan secara detail melalui akun facebooknya, pihak Erick sendiri belum memberikan tanggapan mengenai klarifikasi yang telah diberikan oleh pihak Moonton. Padahal Moonton sendiri hanya ingin mengembangkan esport Asia Tenggara khususnya Indonesia dengan maksud dana yang hendak di investasikannya, mereka menganggap masyarakat terlalu gegabah dalam menanggapi kronologi tersebut.

Namun pihak Erick dan komunitas Mobile Legends Indonesia sudah geram terlebih dahulu akan kabar 15 Milyar tersebut, sehingga melakukan tindakan yang membuat Moonton kecewa. Moonton secara jelas memberi pernyataan dalam akun facebook resminya, untuk menghindari berita atau informasi palsu sehingga keadaan tidak semakin memburuk. Hingga kini belum ada tanggapan lanjut dari Erick maupun komunitas.

Terlihat dari kronologi yang di publikasikan Moonton, bahwa mereka ingin mengadakan liga baru yang dapat bermanfaat untuk kemajuan esport di Indonesia. Mereka juga akan terus mendukung turnamen-turnamen yang sedang berkembang, begitu juga dengan turnamen lainnya untuk menumbuhkan esport Indonesia. Selain itu, mereka mendukungnya dengan sebuah proyek yang diberi nama ‘Esport for Everyone’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *